Ngeruk Uang di Era Globalisasi


Dengan kesempatan yang ada sekarang, kita bisa jadi apaaaaa aja!

Dulu, setiap ortu pasti pengen anaknya jadi dokter atau insinyur. Soalnya jaman itu, gelar-gelar di atas adalah jaminan sukses yang paling diakui. Untug buat kita, sekarang terbuka berjuta kesempatan untuk menjadi apapun yang kita mau. Asal punya kemauan adan usaha keras, yakin deh semua orang bisa sukses! Profesi apa sih yan gbkal beken tahun-tahun depan?

  1. WEB DESIGNER

Pekerjaannya : Mendesain tampilan web site di internet

Heboh internet dimana-mana, bikin semua berlomba-lomba bikin web site. Web site yang keren, kreatif, dan gampang diingat oleh semua netter yang browsing. Dengan kepentingan itulah, muncul profesi baru yang mulai digemari dan diramal bakal kondang tahun-tahun mendatang. Namanya : Web Designer

Pekerjaannya sangat berhubungan dengan bidang kreatif, karena betul-betul memerlukan ide yang selalu baru dan dinamis. Urusan garis besarnya sama dengan desainer biasa. Menggambar dan menuliskan kata-kata. Bedanya, web designer ini mendesainnya langsung di komputer, bukan di kertas seperti desainer biasa. Karena itu, seorang Web designer harus orang yang menguasai komputer.

Pihak yang mau membuat web site akan memberikan konsep dasar sesuai kepentingannya. Apa  yang harus diekspos dan apa yang bakal disamarkan dari tampilan web sitenya. Selebihnya, jadi urusan web designer ini! Makanya syarat utama selain menguasai internet adalah kreatifitas yang tinggi! Tentang sekolah, sebenarnya nggak ada patokan harus lulusan apa. Yang pasti mesti punya minat dan kepribadian yang nggak gampang jenuh. Soalnya harus terus mencoba teknik-teknik baru.

Soal kocek, jadi web designer juga seru. Biasanya sih, penghasilan dihitung dari banyaknya halaman dan tingkat kesulitan pembuatan web site itu. Makin kondang kita sebagai web designer, makin tinggi “jam terbang” kita, bakal makin tebal juga kocek kita!

Mau coba? Nggak usah ragu, rata-rata web designer juga memulai ‘latihan’ nya secara otodidak. Mula-mula bikin buat sendiri dulu, lalu baru merambah ke saudara, teman-teman, dan yang lainnya. Modal pertamanya nggak macam-macam kok. Cuma seperangkat komputer plus modemnya dan akses ke internet. Berminat?

  1. INTREPRETER

Pekerjaannya : menerjemahkan berbagai bahasa ke bahasa tertentu

Kayaknya simple, ‘penterjemah’. Padahal, fungsinya banyak banget lho! Sadar nggak sih kalau perbedaan bahasa bisa menghambat segalanya? Makanya, kehadiran seorang interpreter bakal termasuk jajaran profesi penting di tahun-tahun depan. Ini salah satu efek samping era globalisasi juga!

Penterjemah, yang pasti diperlukan adalah penguasaan paling tidak dua bahsa

termasuk bahasa asing . Lebih banyak mengusasai lebih baik lagi. Apalagi kalau gape berbahasa

asing yang beken dari mendunia. Bahsa Inggris, rasanya semua juga tahu kalau bahasa ini bisa dibilang ‘bahasa wajib’nya dunia. Makanya Bahasa Inggris adalah bahasa asing minimal yang harus dikuasai.

Kalau Bahasa Inggris nggak ada masalah, baru kuasai bahasa lainnya. Jepang, Mandarin, Perancis, dan Jerman bisa jadi pilihan. Bahasa Arab juga nggak kalah penting, mengingat di Negara kita mayoritas masyarakatnya adalah muslim. Yakin deh, menguasai lebih dari dua bahasa asing bakal membuat kita lebih dibutuhkan dimana-mana, dan pastinya bikin kantong lebih tebal lagi!

Menguasai bahasa asing nggak selalu berarti menguasai ‘ilmu bahasa’ seperti sastra dan sebagainya. Karena profesi sebagai interpreter juga banyak cabangnya. Nggak cuma sebagai penterjemah di keduataaan atau urusan-urusan kenegaraan tapi juga sebagai penterjemah buku-buku fiksi dan non fiksi, atau juga film-film yang akan diputar di stasiun-stasiun TV. Banyak celahnya, kan?

Jadi, yang penting adalah kemampuan berkomunikasi yang oke ditambah lagi dengan ‘tabungan’ kosa kata yang banyak. Biasanya, jasa interpreter dihitung berdasarkan banyaknya terjemahan. Perjam, perhalaman, perfilm, itu tergantung ‘order’ yang diterima. Lebih seru kalau kita jadi penterjemah kenegaraaan. Soalnya fasilitas yang kita terima bakalan lebih heboh lagi! Siapa yang nolak coba?

  1. CYBER JOURNALIST

Pekerjaannya : membuat artikel berupa info, berita, atau hiburan di internet.

Ini, lagi-lagi berhubungan dengan komputer dan internet. Mudahnya mengakses ke ‘dunia tanpa batas’ itu ternyata memunculkan banyak profesi. Salah satunya, yang disebut Cyber Journalist atau wartawan cyber. Awrtawan yang beritanya tidak dibuat dan dicetak di atas kertas koran, tapi dimuat di situs-situs tertentu dan dapat langsung diakses oleh berjuta-juta pengguna internet di dunia.

Sekarang ini memang masih belum ada satu kesepakatan soal wartawan cyber ini. Karena sebagian besar pembaca masih bergantung pada nama-nama besar media massa yang membuka web site. Jadi intinya, Cyber Journalist memang belum terlalu populer. Tapi siapa tahu dengan berjalannya waktu dan kesibukan masyarakat yang terus meningkat, orang bakal lebih suka membaca berita aktual yang diperbaharui tiap jam dari pada baca koran yang hitungannya harian?

Untuk jadi wartawan cyber, tentunya nggak sekedar bikin berita yang nggak bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu baiknya ‘ilmu’ kewartawanana di media tradisional seperti koran harus juga dimiliki. Perdalam ilmu bahasa di sekolah dan kuliah di jurusan jurnalistik atau komunikasi masa bisa jadi dasar yang baik. Penguasaan komputer plus internet yang selanjutnya mesti lebih oke. Dengan begitu diharapkan kita bisa jadi wartawan cyber yang nggak merugikan netter yang membaca. Tertarik? Coba saja!

  1. TREND CONSULTANT

Pekerjaan : memprediksi tren yang akan muncul dan memberikan advis tentang tren pada klien.

Dunia sifatnya dinamis. Nggak pernah berhenti bergerak. Begitu juga dengan tren. Selalu berubah sesuai jaman dan musimnya. Ini jelas mempengaruhi masyarakatanya. Semua berlomba-lomba untuk mauju dan nggak mau ketinggalan tren. Kayak kita juga. Suka nggak pede kan kalau nggak pakai baju yang lagi tren di jaman kita?

Jasa konsultan tren, bisasanya digunakan oleh para produsen barang-barang konsumsi. Jadi fungsinya biar produk-produk yang diproduksi bisa terus berkembang dan memenuhi kebutuhan konsumen tanpa berkesan ketinggalan jaman. Yang jadi advisnya meliputi keseluruhan. Mulai dari label, promo. Sampai ke bentuk produk itu sendiri.

Konsultan tren bukan peramal lho, makanya perlu juga punya ‘ilmu’ yan ghebat sebelum ‘meramal’. Ilmu yang mesti dikuasai sebelum meramal, selain pengetahuan tentang mode dan kecenderungan pasar, juga ilmu komunikasi. Selain itu juga pemahaman tentang ‘target market’ alias sasaran penjualan suatu produk. Tren bukan cuma fesyen, tapi banyak juga soal lain. Lulusan sekolah mode bisa menerapakan ilmunya di fashion trend. Ada juga make-up trend dan lainnya.

Jelasnya gini, misalnya klien kita adalah produsen sepatu. Maka kita harus bisa memberi advis sepatu model apa yang bakal ngetop di era millennium baru, misalnya. Tentu dengan segala fakta yang kita punya. Fakta yang kita dapat lewat riset atau penelitian masa sebelumnya. He…he.. gampang-gampang susah juga ya?

Itu profesi-profesi yang diprediksi bakal booming tahun-tahun depan. Bisa jadi alternatif pilihan kamu, tapi intinya apapun profesi yang kita pilh, yakin aja bisa berhasil asal dijalani dengan sungguh-sungguh dan nggak mudah putus asa. Kita sambut era millennium baru ini dengan semangat lebih! Ingat, jangan sia-siakan kesempatan yang ada., soalnya itu nggak bakal datang dua kali. Ok?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: