Telur Ayam Berkaligrafi Alquran


telur1Dua butir telur ayam kampung bergambar timbul menyerupai kaligrafi Alquran menggemparkan warga Kelurahan Sukanayo, Pulau Makasar, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Telur itu keluar dari pantat ayam kampung warna putih milik Wa Bou (43 thn) pada hari Selasa (7 November 2006) dan Jumat (10 November 2006). Menurut Wa Bou, malam sebelum ayamnya bertelur gambar kaligrafi ia bermimpi menimba air di sebuah  sumur, namun timbahnya kurang sejengkal tangan. Tiba-tiba ia mendengar suara memintanya untuk turun dalam sumur tersebut, ternyata di dasar sumur banyak ular dan tikus.

Besoknya, Selasa sekitar pukul 13.00 WITA ia melihat ayam betina putih peliharaannya bertelur tidak seperti biasanya. Sebelum bertelur ayam itu hanya diam-diam (sekadar diketahui, kebanyakan ayam bertelur ribut berkotek) badannya kelihatan kejang-kejang.. Setelah  telurnya keluar ternyata berbeda dengan tujuh telur sebelumnya. Telur kedelapan ini bentuknya agak  bulat, diujungnya muncul gambar menyerupai kaligrafi Alquran. Orang-orang yang melihatnya mengartikan sebagai tulisan “Allah”.

Esoknya ayam kembali bertelur normal. Nanti hari Jumat, bertepatan waktu salat, ayam kembali bertelur dengan gambar yang lain. Orang-orang yang melihat gambar kali ini lebih mengartikan sebagai gambar tikus yang dililit ular.

“Ini adalah telur terakhir dari 11 telur yang ada,” kata Wa Bou kepada wartawan koran ini ketika menemuinya di bawah kolong rumah panggungnya, Minggu (12 November 2006) pagi. Dua telur bergambar tersebut sudah disimpan, sementara sembilan telur lainnya sudah mulai dieram ayam induk.

Masih cerita Wa Bou, setelah mendapatkan telur bergambar itu cucunya bernama Ananta (2 thn) langsung jatuh sakit. Seorang dukun mengatakan bahwa sakitnya sang cucu akibat dimasuki roh telur. Untung sang cucu sudah sehat setelah diobati dukun.

Menurut Wa Bou, ayam itu dibelinya dari Maumere, Nusa Tenggara Timur, sejak tiga bulan terakhir. Oleh pemiliknya berpesan agar ayam itu dipelihara dengan baik.

Cerita telur aneh tersebut terus berkembang di kalangan masyarakat. Apalagi pada waktu yang bersamaan di Kelurahan Liwuto, masih Pulau Makasar, Baubau, juga digegerkan seorang gadis usia SMA yang kemasukan roh yang mengingatkan orang-orang di daerah tersebut agar tidak saling bermusuhan. Seperti ular dan tikus? (fri)

1 Comment »

  1. arnhy Said:

    kerend….


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: